
TEB.ID: Kolaborasi untuk Transisi Energi Berkeadilan
Platform Transisi Energi Berkeadilan ID (TEB.ID) adalah wadah informasi yang menyajikan pengetahuan mendalam tentang isu transisi energi berkeadilan di Indonesia.
Diluncurkan pada Januari 2024, TEB.ID hadir untuk menjawab kebutuhan informasi yang terus berkembang seiring dengan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap isu transisi energi yang berkeadilan.
Platform ini mengelompokkan isu-isu seputar transisi energi berkeadilan ke dalam lima fokus utama:
- Kebijakan (Policy): Memberikan informasi terkait aturan, kebijakan, dan regulasi di Indonesia terkait transisi energi berkeadilan.
- Hak Pekerja (Workers Rights): Fokus pada isu perlindungan hak-hak pekerja dalam sektor energi, termasuk hak atas pekerjaan yang layak, perlindungan sosial, reskilling, upskilling, serta upaya untuk memastikan bahwa transisi energi tidak menyebabkan kehilangan pekerjaan atau penurunan kondisi kerja.
- Keuangan (Finance): Topik krusial dalam pembahasan transisi energi berkeadilan karena berkaitan langsung dengan berbagai proses ini, seperti pembiayaan penutupan PLTU, pembangunan pembangkit terbarukan, dan bagaimana pembiayaan untuk aspek keadilan dapat dibahas secara mendalam.
- Mineral Kritis (Critical Minerals): Membahas bagaimana mineral kritis, sebuah komponen penting dalam proses transisi energi, dapat dikelola secara adil dan berkelanjutan
- Komunitas (Community): Peluang dan tantangan transisi energi berkeadilan pada komunitas yang terdampak langsung (masyarakat, masyarakat adat, kelompok rentan dll.) tentu menjadi penting untuk menjadi pembahasan dalam diskursus transisi energi.

Proses Transisi Energi Berkeadilan di Indonesia

Indonesia berkomitmen untuk mencapai target nol emisi (net zero) di tahun 2060 (atau lebih cepat) dan sedang merencanakan strategi jangka panjang untuk mendorong transisi energi dari energi fosil. Pada September 2022, Peraturan Presiden (Perpres) 112/2022 diresmikan untuk mendorong percepatan pengembangan energi terbarukan, mendorong penyusunan peta jalan pensiun dini PLTU, dan melarang pembangunan PLTU baru (kecuali untuk kebutuhan industri).
Di tahun 2026, Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali komitmen transisi energi Indonesia dengan meluncurkan proyek 100 GWp Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang akan diselesaikan pada tahun 2029.
Sebelumnya, Presiden Prabowo mengumumkan saat kunjungan kenegaraan ke Brasil pada Juli 2025 bahwa Indonesia siap mencapai 100% energi terbarukan pada tahun 2035.
Tim Editorial
Penanggung Jawab :
Agung Budiono - Direktur Eksekutif, CERAH
Wicaksono Gitawan - Program and Policy Manager, CERAH
Retno Ayuningtyas - Media Engagement Manager, CERAH
Dwiki Mahendra - Project Manager, CERAH
Annisa Dian Ndari - Project Officer, CERAH
Editor: Robby Irfany Maqoma
Penulis: Bram Setiawan & Duwi Setiya
Panel Ahli


Hubungi Kami
Tim TEB.ID siap membantu anda jika memiliki pertanyaan dan masukan, silahkan hubungi kami.




